Type something to search...

Chery CSH DHT: Cara Kerja & Bedanya Tiggo Cross (HEV) vs Tiggo 8 (PHEV)

Chery CSH DHT: Cara Kerja & Bedanya Tiggo Cross (HEV) vs Tiggo 8 (PHEV)

Banyak yang kira Chery CSH itu cuma niru hybrid lain—padahal cara kerjanya beda dan lebih kompleks dari sekadar “pasang motor di CVT”. Di lineup Indonesia sekarang ada Tiggo Cross CSH dan Tiggo 8 CSH yang pakai DHT (Dedicated Hybrid Transmission). Nama CSH sama, tapi implementasi transmisi dan pengalaman berkendara bisa berbeda. Siapkan kopi, kita seruput santai tapi analisa serius.

Kenapa topik ini penting buat kamu

Kalau lagi mikir beli hybrid atau PHEV, paham gimana DHT ambil keputusan soal tenaga bakal bantu kalian nyambungin pilihan ke kebiasaan harian. Pilihan HEV vs PHEV bukan cuma soal “lebih irit” atau “bisa ngecas”, tapi soal kapan mesin nyala, gimana regen bekerja, dan rasanya saat minta tenaga ekstra.

Kenalan dulu: pemain utama di sistem

Secara sederhana ada lima komponen yang penting:

  • Mesin bensin — sumber energi kimia konvensional.
  • Motor listrik penggerak — ini yang dorong roda di mode EV dan bantu di hybrid.
  • Motor generator — bisa ubah putaran mesin jadi listrik atau bantu atur mesin.
  • Baterai — penyimpan energi listrik (kapasitasnya beda antara HEV dan PHEV).
  • Roda — ujung terakhir dari semua itu.

DHT tugasnya milih jalur tenaga: kapan tenaga lewat listrik langsung, kapan lewat mesin yang jadi generator, atau kapan keduanya gabung. Pilihan ini bertujuan buat efisiensi, halusnya perpindahan, dan menjaga tenaga saat kalian butuh.

5 operating state DHT (inti cara kerja)

DHT dipakai untuk menjalankan lima state operasi utama. Ini bukan driving mode; ini “jalur tenaga” yang dipakai sistem.

  • EV Mode
    Baterai nyuplai listrik ke motor penggerak, motor putar roda, mesin mati. Ini momen yang bikin mobil terasa halus dan senyap.

  • Series Hybrid
    Mesin nyala tapi hanya buat ngegerakkin generator. Generator hasilkan listrik untuk motor yang dorong roda atau ngecas baterai. Cocok pas mesin perlu ngejaga SoC atau kondisi beban spesifik.

  • Parallel Hybrid
    Mesin dan motor sama-sama bantu dorong roda. Dipakai saat butuh tenaga besar — mis. ngebut atau nyalip — sehingga beban dibagi.

  • Direct Engine Drive (Direct)
    Mesin langsung terhubung ke roda, biasanya di cruising kecepatan tinggi karena lebih efisien tanpa banyak konversi energi.

  • Regen
    Saat ngerem atau turunan, putaran roda bikin motor jadi generator dan energi kembali disimpan ke baterai.

Penting diingat: driving mode seperti Eco atau Sport cuma ubah karakter respons pedal dan prioritas strategi, bukan mengganti definisi kelima state di atas.

Fokus hari ini: DHT di Tiggo Cross CSH (HEV)

Tiggo Cross CSH masuk kategori HEV — baterainya relatif kecil, jadi perilaku sistem sering “pintar buka-tutup” state biar halus dan efisien. Di perkotaan, start-stop, dan merayap, motor listrik ambil peran besar: torsi instan, jalan senyap. Mesin akan sering nyala saat SoC rendah, AC berat, atau sistem butuh ngecas—dan saat itu mesin sering masuk ke mode Series Hybrid (mesin kerja untuk generator), sehingga kalian kadang ngerasa RPM mesin “punya agenda sendiri”. Di kecepatan tol, sistem cenderung pindah ke Direct Engine Drive. Baru saat minta tenaga ekstra (mis. nyalip) masuk Parallel.

Intinya: Tiggo Cross dirancang buat yang mau efisiensi tanpa mikirin ngecas, dengan feel listrik di low-speed dan mesin bantu di belakang layar saat perlu.

Fokus: DHT di Tiggo 8 CSH (PHEV) dengan 1DHT

Tiggo 8 CSH adalah PHEV — baterainya jauh lebih besar dan bisa di‑charge. Karena itu strategi energi lebih fleksibel. Operating state masih sama lima tadi, tapi kebiasaan pemakaian dan rasa berkendaranya berbeda karena kapasitas baterai.

Tiggo 8 juga pakai 1DHT pada varian yang dibahas, jadi transmisinya single‑speed untuk motor utama, dan sistem pakai kombinasi motor/generator serta mesin sesuai kebutuhan. Keuntungan nyata: kalau kalian rajin ngecas, mobil cenderung lebih sering EV Mode dan bisa terasa seperti mobil listrik sehari‑hari.

Mode energi Tiggo 8: Initial, Smart, Force

Tiggo 8 punya tiga mode energi utama yang perlu kalian ngerti:

  • Initial Mode
    Prioritas EV selama SoC masih cukup — cocok buat yang pengin pengalaman “EV harian”.

  • Smart Mode
    Mode serba otomatis yang milih EV/Series/Parallel/Direct sesuai rute dan kebutuhan, sambil menjaga SoC di rentang aman.

  • Force Mode
    Mesin bakal lebih aktif ngecas baterai sambil jalan sampai SoC naik ke target. Berguna kalau kalian perlu baterai penuh buat tanjakan panjang atau fitur V2L, tapi konsumsi bensin akan naik.

Memahami ketiganya bikin kalian bisa manfaatin PHEV sepenuhnya sesuai rencana perjalanan.

Perbandingan pengalaman sehari-hari (HEV vs PHEV)

  • Start & stop di kota: Tiggo Cross (HEV) sering terasa halus dan langsung karena motor listrik mengatasi low-speed. Tiggo 8 (PHEV) bisa jauh lebih “EV banget” asalkan baterai terisi.
  • Saat butuh tenaga kontinu/tanjakan panjang: Tiggo 8 lebih unggul karena stok listrik lebih banyak untuk boost. HEV dengan baterai kecil bisa cepat kehabisan daya bantu.
  • Penggunaan AC/parkir lama: PHEV dengan baterai besar bisa pertahankan EV mode lebih lama tanpa hidupkan mesin. HEV akan lebih sering pakai mesin untuk jaga energi.
  • Jika kalian jarang ngecas: PHEV bisa jadi mubazir karena selalu bawa baterai besar yang menambah bobot dan pengaruh konsumsi saat baterai tak dimanfaatkan.

Plus-minus ringkas

Tiggo Cross CSH (HEV)

  • Plus: simpel (nggak perlu ngecas), responsif di kelasnya, efisiensi tanpa perlu intervensi user.
  • Minus: EV mode lebih jarang dibanding PHEV; mesin bisa sering nyala-mati demi jaga energi.

Tiggo 8 CSH (PHEV)

  • Plus: kalau kalian bisa charge, bisa terasa EV sehari-hari, boost listrik lebih konsisten, lebih fleksibel lewat mode Initial/Smart/Force.
  • Minus: kalau malas ngecas, keuntungan PHEV nggak optimal; baterai besar berarti bobot tambahan yang mempengaruhi konsumsi ketika baterai nggak dimanfaatkan.

Catatan soal “DNA otomotif China” — kenapa feel-nya beda

Produsen China sering berani kasih motor listrik besar dan mapping tenaga yang agresif tapi dibuat tetap gradual. Hasilnya: angka performa yang menarik dan sensasi torsi instan yang terasa nendang dibanding beberapa kompetitor. Ini bagian dari strategi produk: impresi performa dan fitur kaya paket, biasanya dengan harga kompetitif.

Tips praktis sebelum memutuskan

  • Kalau kalian jarang punya akses charger rumah/kantor: condong ke Tiggo Cross HEV. Bebas, praktis, dan irit tanpa ribet ngecas.
  • Kalau kalian punya rutinitas ngecas (rumah/kantor) dan sering butuh EV mode sehari-hari: Tiggo 8 PHEV bisa hemat biaya operasional dan kasih sensasi listrik yang lebih sering.
  • Perhatikan juga gaya berkendara (sering ngebut vs city stop-and-go), kebutuhan V2L atau perjalanan panjang dengan tanjakan, dan preferensi soal feel mesin vs listrik.

Kalau kalian mau, tulis di komentar di video atau di bawah artikel ini kalau pengin kita bahas versi 3DHT (Tiggo 9 CSH) — sistemnya lebih out‑of‑the‑box dibanding 1DHT yang kita kupas di sini.

Terima kasih sudah seruput bareng Seruput Tech. Jangan lupa like, share, dan subscribe supaya kita bisa buat lanjutan bahasan teknis lainnya.

Artikel terkait

3 Mitos Mobil Listrik: Kebakaran, Baterai Mahal, dan Tagihan Listrik — Dibongkar

3 Mitos Mobil Listrik: Kebakaran, Baterai Mahal, dan Tagihan Listrik — Dibongkar Siapin kopi, kita ngobrol santai tapi pake data. Banyak yang masih ragu pindah ke mobil listrik karena tiga pertanya

read more

4WD vs AWD vs e-AWD: Pilih Mana untuk Pakai Harian dan Hujan

4WD vs AWD vs e-AWD: Pilih Mana untuk Pakai Harian dan Hujan Bayangin kalian ngeluarin ratusan juta cuma buat beli badge di pintu bagasi: AWD, 4WD, e‑AWD, dual motor — keren di brosur, tapi salah p

read more

5-Seater vs 7-Seater: Kenapa Bawa Mobil Kegedean Bikin Dompet & Mental Boncos

5-Seater vs 7-Seater: Kenapa Bawa Mobil Kegedean Bikin Dompet & Mental Boncos Coba bayangin: pagi-pagi berangkat kerja, macet, kalian sendirian. Lirik spion tengah—kosong. Banyak orang beli mobil g

read more

EV vs Bensin di Tol: BYD Atto 3 vs Honda HR‑V CVT — Siapa yang Lebih Hemat?

EV vs Bensin di Tol: BYD Atto 3 vs Honda HR‑V CVT — Siapa yang Lebih Hemat? Banyak yang bilang: mobil listrik hemat. Betul, tapi gak selalu — terutama kalau kalian sering ngebut di tol. Di artikel

read more